Pada bagian ini, pembaca
diingatkan kembali pada konsep tentang himpunan.Himpunan adalah sekumpulan
obyek/unsur dengan kriteria/syarat tertentu. Unsur-unsur dalam himpunan S disebut
anggota (elemen) S. Himpunan yang tidak memiliki anggota disebut himpunan
kosong, ditulis dengan notasi { }.
Jika a merupakan anggota himpunan S,
maka dibaca “a elemen S”. Jika a bukan anggota himpunan S,
maka dibaca “a bukan elemen S”.
Pada umumnya, sebarang himpunan dapat dinyatakan dengan 2
cara. Pertama, dengan mendaftar seluruh anggotanya. Sebagai contoh,
himpunan A yang terdiri atas unsur-unsur 1,2,3,4,5,6,7,8,9 dapat
dinyatakan sebagai:
Cara yang kedua, yaitu dengan menuliskan syarat keanggotaan
yang dimiliki oleh seluruh anggota suatu himpunan tetapi tidak dimiliki oleh
unsur-unsur yang bukan anggota himpunan tersebut. Apabila himpunan A di
atas dinyatakan dengan cara ini, maka dapat ditulis:
Selanjutnya, akan disampaikan beberapa himpunan bilangan
yang dipandang cukup penting.
Bilangan rasional adalah bilangan yang merupakan hasil bagi bilangan bulat dan bilangan asli. Himpunan semua bilangan rasional ditulis dengan notasi Q,
Sedangkan bilangan phi merupakan hasil bagi
keliling sebarang lingkaran terhadap diameternya (Gambar 1.1.2).


mantap om, materinya lengkap walau agak pusing wkkw
BalasHapus